Dugaan Pungli Di SMAK Laraga Roi Roi Afulu Jadi Sorotan Publik.

Nias Utara,Medanbintang//Salah satu sekolah swasta kristen di Kecamatan Afulu yakni Sekolah Menengah Agama Kristen (SMAK) Laraga Roi-Roi mendadak heboh ketika adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang di lakukan oknum Kasek berinisial EKH pada saat pencairan bantuan PIP kepada siswi di akhir tahun lalu.

Sekolah swasta tersebut berada dibawah naungan salah satu yayasan yang berdomisili di Kabupaten Nias Selatan.

Diketahui sebelumnya pada bulan Juli 2025 lalu sekolah itu baru di buka di daerah yang sangat terisolir dengan jumlah murid perdana hanya 6 orang semua perempuan. 

Sementara legalitasnya masih belum jelas sehingga data anak-anak yang sekolah disana numpang di sekolah lain yakni Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) masih dalam satu yayasan.

Wujud pertolongan dan dukungan pengurus di SMTK maka nasib 5 orang siswi dari SMAK Laraga Roi-Roi data mereka masuk di data sekolah tersebut dan menerima bantuan PIP sebesar Rp.900 ribu setiap siswi.

Namun sangat disayangkan keberanian oknum Kasek terima sejumlah uang dari penerima PIP dengan besaran bervariasi tanpa ada musyawarah antara sekolah, orang tua dan komite sekolah.

Menurut salah seorang pengurus komite minta namanya jangan ditulis,kecewa atas sikap Kasek yang seenaknya menerima sejumlah uang dari hasil bantuan PIP untuk anak-anak kurang mampu tanpa ada musyawarah bersama.

Akibat dari tindakan Kasek itu,sebagian orang tua siswa menyampaikan hal yang sama dengan rasa kekecewaan.

Kejadian yang sangat memalukan di sekolah swasta yang baru buka itu dapat tanggapan keras dari Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) DPD Nias Utara.

Menurut Ketua DPD LIRA,Ibezanolo Zega,pada Jumat (6/3/2026) mengatakan tindakan oknum Kasek itu sangat memalukan dan bisa berurusan dengan hukum."

Kalau memang informasi itu benar,maka Kasek nya perlu di laporkan ke pihak penegak hulum,"katanya.(AZ)

Breaking News

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel akhir

Iklan Bawah Artikel