Abang Beradik Bersimbah Darah Diduga Dihantam Senjata Tajam (Sajam) Di Lapang Bola Kaki Marelan.
Sabtu, 27 Juni 2026
Medan Labuhan.medanbintang//
Peristiwa penganiayaan sadis dengan menggunakan senjata tajam diduga dilakukan Rais Azmar Dan Suhara terhadap Chairika Hasibuan dan Chairil Anuar Hasibuan mengalami luka serius di bagian kepala, muka dan pinggang.
Begitu juga Chairika yang mengalami luka di pipi kanan kiri, kuping dan pergelangan tangan akibat di beset dan ditikam pelaku pakai pisau Jumat (26/6/2926)
Kronologis kejadian Chairika Hasibuan selaku korban menceritakan Selasa malam Rabu tanggal 23 bulan 6 2026 dirinya mendapat telpon dari Suhara mengajak nongkrong santai di tanah lapang Bola kaki Pasar V Marelan depan kantor Koramil.
Korban menjawab bilang sama Suhara bersedia datang kelokasi dan sedikitpun korban Chairika Hasibuan tidak ada merasa curiga kalau dirinya akan dikondisikan sekeji ini oleh temannya sendiri Suhara, ujar korban
Lalu korban menghubungi kawan kawannya Imam, Afiz, Dini dan Elsa Tarisa mengajak untuk ikut gabung nongkrong santai di lapangan bola kaki Pasar V Marelan.
Waktu korban mau pergi keluar dari rumah sekitar pukul 11, 00 WIB sudah dilarang sama orang tuanya Chairuddin Hasibuan, namun korban berkeras juga mau pergi dan pada saat itu Abang korban Chairil Anuar Hasibuan datang menanyakan pada adeknya "kalau memang mau pergi juga Abang kawal ucapnya.
Chairika dan Chairil berangkat bersama 5 orang temannya dengan menggunakan mobil ketempat yang sudah dijanjikan pelaku Suhara
Sesampainya dilokasi Mereka duduk, tiba tiba seseorang datang menyerang korban Chairika lalu Chairil selaku abang berusaha membela,.namun tidak di sangka pelaku yang bernama Rais Azmar menggunakan senjata tajam dan menikam, membeset hingga terluka parah, korban menjerit minta tolong.
Disekitaran lokasi, namun tidak ada yang berani menolong karna pelaku Rais Azmar membawa senjata tajam, sempat isunya beredar di publik korban kenak begal, itu tidak benar sebut korban.
Chairika dan Charil selaku korban dilarikan kerumah sakit Wulan Windi Marelan untuk mendapatkan pertolongan
Selanjutnya teman teman korban menghubungi orang tuanya Chairuddin Hasibuan bahwa anaknya sekarang di Rumah Sakit akibat kena tikam.
Chairuddin langsung bergegas menuju rumah sakit untuk melihat kondisi kedua putra putrinya.
Pada saat malam itu juga Chairuddin Hasibuan bergegas membuat Laporan Polisi (LP) di Polsek Medan Labuhan, Dengan nomor laporan Polisi LP /B / 675 / VI / 2026 / SPKT UNIT RESKRIM / POLSEK MEDAN LABUHAN BELAWAN POLDASU.
Setelah membuat Laporan ke Polisi (LP) langsung bergerak kerumah sakit Wulan Windi Medan Marelan untuk melihat kondisi kedua korban yang terkapar dirumah sakit,
Selanjutnya Polisi cek TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku Rais Azmar dan Suhara,
Sungguh kejinya pelaku mengondisikan korban selaku temannya sendiri ucap orang tua korban, semoga pelaku bisa ditangkap secepatnya.
Terpisah, Syahril Efendi Damanik selaku Ketua Umum Medan Utara Pers (MUP) mengutuk keras atas sikap pelaku yang menganiayaya korban hingga mengalami luka serius akibat sabitan senjata tajam (sajam).
Ketua Umum Medan Utara Pers (MUP) meminta kepada aparat penegak hukum (APH) khususnya Polsek Medan Labuhan agar menangkap pelaku penganiayaan terhadap korban yang saat ini berada di rumah sakit hulan Windi Medan Marelan. Harap bang Manik. (Nik)
