Dapur MBG Lahewa Mendadak Ramai Dikunjungi Pejabat Teras Pemkab Nias Utara.
Rabu, 01 April 2026
Nias Utara,Medanbintang//Sejumlah pejabat teras dari Pemkab Nias Utara turun ke lokasi dapur MBG yang selama ini beroperasi di Desa Fadoro Sitoluhili Kecamatan Lahewa.
Pasalnya air PDAM Lahewa sempat tercemar dan diduga berasal dari kedua dapur tersebut. Limbah yang sempat viral itu yakni sisa-sisa bahan MBG dan bekas air cucian lauk pauk.
Menurut Kadis Lingkungan Hidup Pemkab.Nias Utara,Sukemi Harefa mengatakan, limbah dari dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) bisa di buang ke parit setelah melewati sejumlah proses pengolahan limbah secara benar.
Hal itu dikatakan Sukemi Harefa saat meninjau lokasi limbah dapur MBG di Kecamatan Lahewa pada Selasa,(31/3/2026).
Sementara itu salah seorang pengelolan dapur MBG mengaku limbah yang selama ini yang berasaldari dapur MBG mereka, disimpan di Septic Tank tunggu proses pengolahan limbah lanjutan sesuai aturan.
Diketahui baru-baru ini terjadi pencemaran air PAM yang mengalir ke rumah-rumah warga kelurahan Pasar Lahewa.
Namun setelah uji Labor tahab ke dua, dinyatakan air PAM Lahewa normal seperti biasa pasalnya pada uji Labor ke satu mencapai 7,20 mengandung Amonia.
Pernyataan itu diungkapkan Foarota Mendrofa sebagai Koordinator Perum da Tritanadi Unit Lahewa Nias Utara di warkop merah putih Lahewa.
Hadir pada kunjungan itu, Kadis Lingkungan Hidup, Camat Lahewa, Kapolsek Lahewa, Kadis Perizinan, Asisten 1, Tritanadi Lahewa, Korwil SPPI Nias Utara, Lurah dan Pers.(@1Z)
